PANDEMI! EKONOMI ANJLOK, SEKTOR PERTANIAN SEBAGAI BUFFER SECTOR DI MASA PANDEMI

Pademi yang belum berkesudahan membuat ekonomi dunia terpukul. Alih-alih negara berkembang merasakan betul dampaknya, negara maju pun juga mengalami pertumbuhan ekonomi yang minus pada kuartal 1-2020 bahkan juga sudah ada yang masuk ke jurang resesi.

Saat ini, kondisi ekonomi negeri tercinta mengalami penurunan yang luar biasa dibandingkan krisis tahun 1998. Jika tahun 98 banyak sektor usaha besar yang mengalami kebingungan, kini UMKM menjadi menjadi lapisan pertama yang merasakan dampaknya. Banyak prediksi-prediksi dari kalangan akademis sebagaimana yang disampaikan oleh Sri Mulayani bahwa “Jumlah angka kemiskinan akan naik, Covid-19 Maret-Mei lonjakan angka kemiskinan balik seperti 2011. Seluruh pencapaian penurunan kemiskinan dari 2011 hingga 2020 ini kembali.”

Pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan pada tahun 2020 adalah 5,3% ini pun mengalami kemerosotan yang jauh. “Pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tumbuh 2,3 persen, dengan skenario terburuk bisa minus 0,4 persen, Sehingga kondisi ini menyebabkan penurunan kegiatan ekonomi..,” jelas Sri Mulyani.

Oleh karena itu, tak heran jika sektor ekonomi kini menjadi sektor penyangga keberlangsungan ketahanan hidup. Produk dalam negeri kini menjadi krusial karena dunia mengalami masalah yang sama bahkan exportir lebih mengutamakan kebutuhan dalam negerinya.

Sektor pertanian bukan hanya penting untuk ketahan hidup namun juga berkaitan dengan asupan gizi masyarakat. Sebagaimana yang kita ketahui pasca krisis moneter yang terjadi tahun 1997/1998 sempat meninggalkan generasi stunting dan malnutrition yang cukup parah.

Tentu kita tak boleh menutup mata dengan keadaan yang seperti ini. Hidup dalam satu rumah tak ubahnya saling menanggung beban begitu pula saat kita berada di dalam satu negeri tercinta yaitu Indonesia. Kebutuhan pangan yang sangat ini diperankan oleh sektor pertanian harus kita dukung. Meski mereka menjadi andalan namun mereka juga manusia biasa yang membutuhkan dukungan. Di saat kita dirumah saja tetapi mereka masih bermandikan keringat agar sampai kebutuhanlah pangan kita. Mari kita dukung mereka yang berjuang untuk semua masyarakat Indonesia.

Sahabat, begitu Maha Besarnya Allah SWT jika menjadikan suatu keadaan tanpa memerlukan waktu yang banyak. Manusia digegerkan dengan sesuatu yang bahkan tidak bisa kita lihat dengan kasat mata. Semua sektor kebingungan dan mulai waspada.

Lalu dengan siapa dan apa kita bergantung jika tidak kepada Allah. Musibah ini bisa dilawan dengan keimanan. Tak ada lagi yang bisa diandalkan selain mengharap ridho kepada Allah SWT.

Mari tingkatkan taqwa, menambah pahala dan bekal menuju surga.

Rekening Sedekah:
Bank Syariah Mandiri 7778899625 An Rumah Sosial Kutub Infak
Konfirmasi: 08119100147

 

Sumber:

https://www.cnbcindonesia.com/news/20200507110318-4-156904/shock-ekonomi-ri-diramal-minus-orang-miskin-bertambah?fbclid=IwAR3zXV_NCRj6pShwW-kyQDjOOrl0rk65Su-ToRceerDPR25xf5l4PQ9QiMg

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *