Audiensi Program Kampung Tersenyum Bersama Walikota Jakarta Selatan

Rumah Sosial Kutub (RSIK) bersama Sudin lingkungan Hidup Kota Adm Jakarta Selatan mengadakan audiensi ke Walikota Jakarta Selatan. Audiensi ini adalah tidak lanjut dari Program Kampung Tersenyum yang diinisiasi oleh RSIK. Nantinya, Program Kampung Tersenyum ini akan mendukung program pemerintah menangani limbah/sampah minyak jelantah menuju kehidupan yang lebih baik.

Bertempat di kantor Walikota Jakarta Selatan, Rabu (11/9/2019) audiensi dimulai pukul 14.00 yang dipimpin oleh Kabag Penataan Kota, Imam Bahri.

Imam Bahri mengatakan bahwa kerjasama dengan Rumah Sosial Kutub dalam pengolahan Minyak Jelantah sudah dilakukan sejak bulan Mei. “Kerjasama ini sudah berhasil menangani sampah Minyak Jelantah sebanyak 1800 liter di 13 kelurahan.”

Dalam kesempatan kali ini, Soehito selaku Direktur Eksekutif Rumah Sosial Kutub mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya audiensi ini. Soehito menjabarkan perkembangan kampung tersenyum. Ia mengatakan bahwa Program Kampung Tersenyum diadakan untuk kehidupan yang lebih baik.

“Kenapa disebutkan kehidupan yang lebih baik? Karena Program Kampung Tersenyum merupakan Program Hidup Sehat (Go Health), hidup bersih (Go Green), dan hidup berkah (Go Berkah).” Ungkap pria yang akrab dipanggil Ito.

Ito menjabarkan bahwa program Kampung tersenyum ini bertujuan agar pengelolaan Sampah Minyak Jelantah di Masyarakat bisa dikoordinir oleh masing-masing Kelurahan, RW, atau RT setempat. Karena pengelolaan sampah minyak jelantah, yang sudah tertuang pada kebijakan Peraturan Gubernur no 167, hanya mengatur sektor industri, usaha restoran, perhotelan, industri makanan dan usaha pengguna minyak goreng lainnya. Peraturan Gubernur ini belum menyentuh sektor rumah tangga.

“Oleh karena itu, kami berharap, audiensi ini bisa menghasilkan sebuah surat edaran, atau instruksi dari Pemerintah Kota Jakarta Selatan akan pentingnya pengelolaan sampah minyak Jelantah. Kami berharap, setiap kelurahan memiliki Kampung tersenyum.”

Fahimfromis.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *